Selasa, 12 Desember 2017

Pengalaman Pertama Menggunakan Jam Automatic

Jam automatic atau disebut juga Self-winding watch, adalah jam mekanis dimana mainspring atau mungkin bisa disebut per, memutar secara otomatis sebagai akibat gerakan natural penggunanya yang menyediakan energi untuk menggerakkan jam tersebut (disadur dari wikipedia).
Yang membedakan jam automatic dan quartz adalah sumber penggeraknya/energinya, jam automatic menggunakan per sebagai penggerak, dan rata-rata sekarang menggunakan metode self winding, gerakan oenggunalah yang memutar lagi per nya agar bisa terus menggerakan jam, sedangkan jam quartz menggunakan energi dari batetai, untuk lebih detailnya silahkan baca sendiri ya.. 
Minat saya beralih, dari kira-kira 3 tahun lalu saya menggunakan jam masa kini yang disebut smartwatch, type nya sony sw2, smartwatch yang masih jadul jika dibandingkan smartwatch sekarang yang kebanyakan menggunakan androidwear sebagai o.s. nya, pengalaman menggunakan jam ini rasanya cukup menyenangkan, tidak ada hambatan berarti saat memakainya kecuali kustomisasinya yang itu itu saja, dan saat habis batre lalu tidak membawa charger rasanya cukup mengesalkan.. sebelumnya juga saya sempat menggunakan jam quartz yang menggunakan baterai, namun itu juga sudah lama sekali saat masih kuliah.
baru saat ini saya memiliki keinginan untuk menggunakan jam yang penggerak nya otomatis, setelah mencari-cari di internet tentang jam automatic, akhirnya pilihan saya jatuh pada jam buatan seiko, model seiko 5 srp671k1, 



kesederhanaan desainnya cukup menarik untuk saya, tidak terlalu banyak hiasan, saya membelinya secara online jadinya saat membeli yang saya jadikan patokan adalah lingkar pergelangan tangan, saya dapatkan sekitar 7,8 inci, karena itu target saya jam yang diameter nya 44-46mm. agar tampak serasi dengan lebar pergelangan tangan, ada banyak situs yang menyediakan ukuran yang pas untuk memilih lebar jam tangan jika anda terpaksa membeli jam secara online seperti saya. 
sudah 2 hari saat ini saya pakai dan rasanya cukup nyaman. tadi sempat mati tapi segera hidup lagi setelah saya putar kenop nyakenapa saya pilih jam automatic? awalnya hanya karena rasa ingin tahu, plus tidak perlu memikirkan untuk mengganti baterai, hanya perlu dibersihkan setiap 5 tahun, dan konon katanya.. jam ini bisa lebih awet dibandingkan yang movement nya quartz apalagi yg digital.
sekian.. semoga apa yang saya tulis disini bisa menjadi inspirasi bagi kawan semua yang sedang menginginkan jam tangan. semoga bermanfaat. 
2 mei 2022, well setelah 5 tahun menggunakan jam ini, ada sedikit rambahan pengetahuan, yang pertama jam ini sudah jatuh berkali-kali, saat dijatuhkan kesekian kali oleh anak saya.. jamnya melambat.. bahkan mati, jadi saya perbaiki di tukang jam, katanya as nya bengkok.. dengan biaya 150k an, sekarang jatuh lagi.. ya dierbaiki lagi, plus sudah 5 tahun sudah mesti maintnnce juga, semoga bisa membantu ya buat yang punya jam automatic, biar lebih ber hati-hati.